Terkait Kondisi Gunung Agung, PHDI: Tanggal 5 Oktober, Krama Bali Berdoa Pada Pukul 12.00 wita

 Bali FM Radio,  04-10-2017 08:28:26

  

Balifmradio.com- Gunung Agung hingga saat ini masih berstatus awas.

Belum ada satupun pihak yang bisa memastikan apakah gunung yang sempat meletus dahsyat pada 1963 itu akan meletus lagi atau tidak.

Itu sebabnya, Parisaha Hindhu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali menyerukan kepada seluruh krama Bali untuk menggelar doa bersama pada rahinan purnama kapat, yakni pada Kamis (5/10/2017) pukul 12.00 wita.

“Nanti pada tanggal 5 pukul 12.00 wita siang, mari kita berdoa bersama dengan mengucapkan gayatri mantram, dan berdoa agar diberikan anugerah, keselamatan, dan perlindungan bagi seluruh alam semesta,” kata Ketua PHDI Bali, I Gusti Ngurah Sudiana, Selasa (3/10/2017).

Pada hari H nanti, Sudiana mengatakan masyarakat diminta berdoa baik secara mandiri, atau kelompok di masing-masing tempat suci, baik di pura Sad Kahyangan, Dang Kahyangan, Kahyangan Tiga, Pura Keluarga, Pura Kahyangan Jagad, Pura Swagina, tempat kerja, dan dimanapun berada.

“Tidak ada komando-komandoan, dan tidak ada sentral. Yang mengomando adalah waktu. Begitu pukul 12.00 wita, kita bersama-sama berdoa satu agar gunung agung tidak jadi meletus, kedua kalaupun terjadi, agar membawa kerahayuan atau kebaikan bagi seluruh penghuni alam ini,” ungkap Sudiana.

Dia juga menerangkan bahwa dengan menggelar doa bersama seluruh umat beragama akan menimbulkan vibrasi yang jauh lebih kuat daripada berdoa secara pribadi.

Itu sebabnya, Sudiana mengajak pada Kamis 5 Oktober 2017 agar seluruh krama Bali khususnya umat Hindu di Bali untuk meluangkan waktu sejenak untuk mencakupkan tangan.

PHDI juga sudah mengeluarkan surat seruan kepada seluruh krama Bali khususnya umat Hindu di Bali agar melaksakan doa bersama pada 5 Oktober 2017.

Dalam surat itu, berisi catatan bahwa untuk sarana persembahyangan di pura diharapkan agar minimal menggunakan pejati.(*)

 

Sumber : Tribun Bali

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN